Gunting dapur mulai seret? Ini yang harus dilakukan sebelum memberi minyak

Gunting dapur mulai seret? Ini yang harus dilakukan sebelum memberi minyak
gunting dapur seret cara mengatasi | foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Gunting dapur yang dipakai rutin untuk memotong daging, ikan, atau bahan makanan lainnya cukup rentan mengalami dua masalah sekaligus: mata gunting yang mulai kusam karena gesekan terus-menerus, dan engsel yang seret karena penumpukan sisa makanan, air, atau karat ringan di sekitar baut sambungannya. Dua masalah ini sering dianggap sama padahal penanganannya berbeda. Kalau tidak ditangani sesuai penyebabnya, kondisi gunting bisa makin buruk.

Banyak orang langsung menyiramkan minyak goreng atau oli bekas ke engsel gunting begitu terasa seret, padahal tidak semua minyak cocok untuk keperluan ini dan beberapa justru meninggalkan residu lengket yang menarik kotoran baru. Sebelum sampai ke tahap pelumasan, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan lebih dulu — mulai dari membersihkan kotoran, mengasah mata gunting, hingga baru memberi pelumas yang tepat. Berikut urutan perawatannya.

Cara Merawat Gunting Dapur yang Seret dan Kusam

1. Bersihkan Kotoran dan Sisa Makanan di Engsel Dulu

Sebelum melakukan apapun, bagian engsel dan sekitar baut gunting perlu dibersihkan dari kotoran yang menumpuk. Sisa makanan, minyak goreng yang mengering, atau air yang lama mengendap di sekitar engsel adalah penyebab utama gunting terasa seret. Memberi minyak sebelum bagian ini bersih hanya akan mencampur pelumas baru dengan kotoran lama dan tidak menyelesaikan masalah.

Bahan:
- Air hangat
- Sabun cuci piring
- Sikat gigi bekas atau cotton bud
- Kain lap kering

Langkah:
1. Buka gunting selebar mungkin agar bagian engsel lebih mudah dijangkau.
2. Celupkan sikat gigi bekas ke air sabun hangat, lalu gosok area engsel dan sekitar baut dengan gerakan memutar.
3. Gunakan cotton bud untuk menjangkau celah sempit di sekitar baut yang tidak terjangkau sikat.
4. Bilas dengan air bersih, pastikan tidak ada sisa sabun tertinggal, lalu lap sampai benar-benar kering sebelum lanjut ke langkah berikutnya.

2. Hilangkan Bintik Karat di Mata dan Engsel Gunting

Karat ringan yang muncul di mata gunting atau sekitar engsel bisa membuat gerakan gunting terasa kasar dan tidak mulus. Karat ini perlu dihilangkan sebelum diasah atau diberi pelumas agar hasilnya lebih bersih. Kalau karat dibiarkan, lama-lama bisa menyebar dan mengikis permukaan logam secara permanen.

Bahan:
- Baking soda secukupnya
- Air secukupnya
- Kain lap atau spons non-gores
- Cuka putih (alternatif jika karat lebih membandel)

Langkah:
1. Campurkan baking soda dengan sedikit air hingga jadi pasta kental.
2. Oleskan pasta ke bagian yang berkarat dan diamkan 5 menit.
3. Gosok dengan kain lap atau spons non-gores searah permukaan logam sampai bintik karat terangkat.
4. Jika bintik karat masih membandel, rendam bagian itu dalam cuka putih selama 10 menit lalu gosok kembali, bilas, dan keringkan segera.

3. Asah Mata Gunting yang Sudah Mulai Tumpul

Gunting yang terasa butuh tenaga lebih saat memotong biasanya bukan karena seret di engsel, tapi karena mata gunting yang sudah tumpul. Mengasah mata gunting tidak butuh batu asah khusus — kertas aluminium foil yang dilipat beberapa kali sudah cukup untuk mengasah gunting yang tumpulnya ringan sampai sedang. Proses ini menghasilkan serpihan logam halus jadi sebaiknya dilakukan di atas alas yang mudah dibersihkan.

Bahan:
- 1 lembar aluminium foil ukuran 30×30 cm
- Atau batu asah keramik (opsional, untuk hasil lebih tajam)

Langkah:
1. Lipat aluminium foil beberapa kali hingga menjadi beberapa lapisan tebal.
2. Gunting aluminium foil itu sebanyak 10–15 kali potongan penuh dari pangkal hingga ujung mata gunting.
3. Setiap potongan harus menggunakan seluruh panjang mata gunting agar pengasahan merata.
4. Bersihkan sisa serpihan logam halus dengan lap kering, lalu cek ketajamannya dengan mencoba memotong selembar kertas.

4. Beri Pelumas yang Tepat di Bagian Engsel

Setelah engsel bersih dan bebas karat, baru boleh diberi pelumas agar gerakan membuka-menutup gunting kembali lancar. Minyak goreng dan oli bekas tidak disarankan karena meninggalkan residu tengik dan menarik kotoran. Pelumas terbaik untuk gunting dapur adalah minyak mineral food-grade, minyak kelapa murni, atau WD-40 dalam jumlah sangat sedikit khusus di engselnya saja.

Bahan:
- Minyak mineral food-grade, atau
- Minyak kelapa murni (VCO), atau
- WD-40 (hanya untuk engsel, bukan mata gunting)
- Cotton bud atau kain kecil

Langkah:
1. Teteskan 1–2 tetes minyak pilihan langsung ke area engsel dan baut gunting menggunakan cotton bud.
2. Buka tutup gunting beberapa kali agar minyak meresap merata ke seluruh bagian engsel.
3. Lap sisa minyak yang berlebih di permukaan luar dengan kain kering.
4. Pastikan tidak ada minyak yang menetes ke mata gunting, terutama jika gunting akan dipakai untuk bahan makanan.

5. Setel Ulang Kekencangan Baut Engsel

Kadang gunting terasa seret bukan karena kotor atau karat, tapi karena baut engselnya terlalu kencang atau sebaliknya terlalu longgar. Baut yang terlalu kencang membuat dua bilah gunting saling menekan terlalu kuat sehingga gerakannya berat. Baut yang terlalu longgar membuat bilah tidak sejajar dan hasil potongan jadi tidak rapi karena dua mata gunting tidak bertemu dengan benar.

Bahan:
- Obeng kecil atau koin yang pas dengan celah baut
- Kain lap

Langkah:
1. Cek kondisi baut dengan mencoba membuka dan menutup gunting — jika terasa sangat berat, baut terlalu kencang; jika bilah goyang, baut terlalu longgar.
2. Gunakan obeng atau koin untuk memutar baut, berlawanan arah jarum jam untuk melonggarkan, searah jarum jam untuk mengencangkan.
3. Lakukan penyesuaian sedikit demi sedikit, cek setiap kali setelah setengah putaran.
4. Kondisi ideal: gunting bisa dibuka tutup dengan satu tangan tanpa terasa berat, dan kedua bilah tidak goyang saat dipegang.

FAQ

Q: Seberapa sering gunting dapur perlu dirawat agar tidak cepat seret?

A: Untuk gunting yang dipakai setiap hari, pembersihan ringan sekali seminggu sudah cukup. Perawatan lengkap termasuk pengasahan dan pelumasan bisa dilakukan sebulan sekali atau saat gunting mulai terasa berbeda dari biasanya.

Q: Apakah gunting dapur boleh dicuci di mesin cuci piring?

A: Sebaiknya tidak, terutama untuk gunting dengan pegangan dari plastik atau karet. Panas dan deterjen mesin cuci piring bisa merusak lapisan pelindung logam, melonggarkan baut, dan mempercepat timbulnya karat. Mencuci tangan dengan air sabun hangat jauh lebih aman.

Q: Kapan sebaiknya gunting dapur sudah saatnya diganti dan tidak perlu lagi dirawat?

A: Kalau setelah diasah berulang kali mata gunting masih tidak bisa memotong dengan bersih, atau bilahnya sudah bengkok dan tidak bisa disejajarkan kembali, gunting memang sudah waktunya diganti. Baut yang sudah slek dan tidak bisa dikencangkan lagi juga jadi tanda yang sama.

Q: Apakah gunting dapur dan gunting kain bisa diasah dengan cara yang sama?

A: Cara dasarnya mirip, tapi gunting kain biasanya punya sudut kemiringan mata yang lebih spesifik sehingga lebih baik diasah dengan batu asah yang bisa dikontrol sudutnya. Metode aluminium foil cocok untuk gunting dapur serba guna, bukan untuk gunting kain yang butuh ketajaman presisi.

Q: Apakah ada perbedaan perawatan antara gunting dapur stainless biasa dengan yang berlapis coating anti lengket?

A: Ada. Gunting berlapis coating tidak boleh digosok dengan bahan abrasif seperti baking soda atau spons kasar karena bisa mengikis lapisannya. Cukup bersihkan dengan sabun lembut, dan untuk mengasahnya sebaiknya dibawa ke tempat servis alat dapur agar lapisan coatingnya tidak rusak.

 

(brl/tin)

Video

Selengkapnya
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas