Gelas bekas teh tetap kusam meski dicuci? Ini penyebab dan 5 cara mengatasinya
Diperbarui 6 Jun 2026, 20:10 WIB
Diterbitkan 7 Jun 2026, 11:00 WIB

Brilio.net - Noda cokelat kekuningan di bagian dalam gelas teh bukan sekadar soal kotor biasa. Noda itu terbentuk dari tanin — senyawa polifenol yang ada di dalam teh — yang menempel dan teroksidasi di permukaan gelas setiap kali teh dibiarkan agak lama sebelum dicuci. Semakin sering gelas dipakai tanpa dibersihkan sampai tuntas, lapisan tanin itu menumpuk dan makin sulit dihilangkan hanya dengan sabun cuci piring biasa.
Yang bikin frustrasi, noda ini tidak larut dengan sabun karena sifatnya yang berbasis polifenol, bukan lemak. Jadi mengguyur dengan sabun dan menggosok keras pun hasilnya sering tidak maksimal. Cara yang efektif adalah menggunakan bahan yang bisa memecah atau mengangkat senyawa tanin itu secara kimia — dan beberapa di antaranya sudah ada di dapur.
Cara Menghilangkan Noda Teh di Dalam Gelas
1. Baking Soda dan Air
Baking soda bersifat basa ringan dan punya tekstur abrasif halus yang cukup untuk mengangkat lapisan tanin tanpa menggores permukaan gelas. Cara ini paling efektif untuk noda yang belum terlalu tebal atau baru beberapa lapis, bukan noda yang sudah mengendap berbulan-bulan. Selain itu baking soda aman untuk semua jenis gelas, termasuk gelas tipis atau gelas dengan lapisan glasir.
Bahan:
- 1 sdt baking soda
- Sedikit air (cukup untuk membentuk pasta)
- Spons lembut atau kain bersih
Langkah:
1. Campur baking soda dengan sedikit air di dalam gelas hingga membentuk pasta encer.
2. Gosok bagian dalam gelas yang bernoda menggunakan spons lembut dengan gerakan memutar selama 1–2 menit.
3. Bilas dengan air bersih dan cek apakah noda sudah terangkat, ulangi jika perlu untuk noda yang lebih tebal.
2. Cuka Putih Direndam
Cuka putih mengandung asam asetat yang bisa memecah ikatan tanin pada permukaan gelas secara kimiawi tanpa perlu digosok keras. Cara ini lebih cocok untuk noda yang sudah cukup tebal dan mengendap, karena proses perendaman memberi waktu asam bekerja lebih dalam ke lapisan noda. Tidak perlu cuka konsentrasi tinggi — cuka makan biasa yang dijual di warung atau supermarket sudah cukup.
Bahan:
- 3–4 sdm cuka putih atau cuka makan
- Air hangat secukupnya
Langkah:
1. Tuang cuka putih ke dalam gelas bernoda, tambahkan air hangat hingga bagian yang bernoda terendam semua.
2. Diamkan selama 15–30 menit — untuk noda lama yang sudah tebal, bisa ditambah hingga 1 jam.
3. Buang rendaman, gosok ringan dengan spons lembut, lalu bilas bersih dengan air mengalir.
3. Garam dan Cuka
Kombinasi garam dan cuka menggabungkan dua mekanisme sekaligus: asam dari cuka yang memecah tanin dan tekstur kasar garam yang membantu mengangkat noda secara fisik. Cara ini efektif untuk noda membandel yang tidak mempan hanya dengan cuka atau baking soda saja. Pastikan menggunakan garam halus, bukan garam kasar, agar tidak meninggalkan goresan di permukaan gelas.
Bahan:
- 1 sdt garam halus
- 2 sdm cuka putih
- Spons lembut atau kain bersih
Langkah:
1. Campurkan garam halus dan cuka putih langsung di dalam gelas hingga tercampur rata.
2. Gunakan spons lembut untuk menggosok bagian dalam gelas dengan campuran ini selama 1–2 menit, fokus di area yang paling bernoda.
3. Bilas dengan air bersih, periksa hasilnya, dan ulangi jika ada sisa noda yang belum terangkat.
4. Pasta Gigi (Non-Gel) untuk Noda Membandel
Pasta gigi non-gel mengandung abrasif halus seperti silika atau kalsium karbonat yang cara kerjanya mirip dengan baking soda — mengangkat noda secara fisik tanpa menggores permukaan gelas. Cara ini cocok untuk noda yang sudah cukup tebal dan mengendap lama karena abrasif di pasta gigi sedikit lebih kuat dari baking soda. Gunakan hanya pasta gigi putih biasa, bukan yang mengandung gel atau butiran scrub karena bisa meninggalkan residu.
Bahan:
- Pasta gigi putih biasa (non-gel) secukupnya
- Spons lembut atau sikat gigi bekas
- Air bersih
Langkah:
1. Oleskan sedikit pasta gigi langsung ke bagian dalam gelas yang bernoda.
2. Gosok dengan spons lembut atau sikat gigi bekas menggunakan gerakan memutar selama 1–2 menit.
3. Bilas bersih dengan air mengalir dan pastikan tidak ada sisa pasta gigi yang tertinggal sebelum gelas dipakai kembali.
5. Tablet Pembersih Gigi Palsu (Denture Tablet)
Ini pilihan yang jarang disebut tapi cukup efektif: tablet pembersih gigi palsu mengandung agen oksidatif ringan yang bekerja melepas noda organik seperti tanin dari permukaan tanpa perlu digosok sama sekali. Cara ini sangat praktis untuk gelas dengan bentuk yang susah dijangkau tangan atau spons, seperti gelas tinggi berleher sempit. Tablet ini bisa ditemukan di apotek atau minimarket.
Bahan:
- 1 tablet pembersih gigi palsu (misalnya Polident atau merk sejenis)
- Air hangat secukupnya
Langkah:
1. Isi gelas dengan air hangat hingga seluruh bagian bernoda terendam.
2. Masukkan 1 tablet, biarkan larut dan berbuih, diamkan selama 20–30 menit.
3. Buang larutan, bilas gelas dengan air bersih mengalir, gosok ringan jika masih ada sisa noda tipis.
FAQ
1. Apakah noda teh di gelas berbahaya kalau tidak dibersihkan?
Noda tanin sendiri tidak beracun dan tidak langsung berbahaya dikonsumsi dalam jumlah yang menempel di gelas. Tapi lapisan noda yang menumpuk lama bisa jadi tempat bakteri berkembang, terutama kalau gelas sering lembap. Dari sisi kebersihan dan keamanan pangan, membersihkan noda secara rutin tetap lebih baik.
2. Apakah cara-cara ini aman untuk gelas keramik atau mug, bukan hanya gelas bening?
Aman, karena semua bahan yang disebutkan — baking soda, cuka, garam halus, pasta gigi non-gel — bersifat abrasif ringan atau asam lemah yang tidak merusak glasir keramik standar. Yang perlu dihindari adalah menggosok terlalu keras dengan bahan abrasif pada keramik berglazing tipis atau bermotif, karena lapisan dekorasinya bisa terkikis.
3. Kenapa noda teh lebih susah hilang dibanding noda kopi?
Keduanya sama-sama mengandung tanin, tapi teh — terutama teh hitam dan teh hijau — punya kadar tanin yang lebih tinggi dan cenderung lebih cepat menempel ke permukaan gelas. Kopi punya kadar minyak lebih tinggi yang justru lebih mudah terangkat dengan sabun berbasis detergen. Itulah kenapa gelas teh lebih cepat kusam meski dicuci rutin.
4. Seberapa sering idealnya membersihkan noda teh di gelas agar tidak sampai membandel?
Kalau gelas dipakai setiap hari, idealnya dibersihkan dari noda tanin seminggu sekali dengan baking soda atau cuka — bukan hanya dicuci dengan sabun biasa. Semakin rutin, semakin tipis lapisan noda yang harus diatasi dan semakin mudah prosesnya.
5. Apakah air panas saat menyeduh teh mempengaruhi seberapa cepat noda terbentuk?
Ya, suhu berpengaruh. Air yang lebih panas membuat tanin larut lebih banyak dari daun teh dan lebih aktif menempel ke permukaan gelas saat mendingin. Gelas yang dibiarkan dengan teh panas di dalamnya sampai dingin sendiri — bukan langsung diminum atau dibilas — cenderung lebih cepat membentuk noda dibanding gelas yang segera dipakai dan dicuci.
(brl/tin)RECOMMENDED ARTICLES
- Cara membersihkan panci gosong tanpa bahan kimia, manfaatkan cangkang telur di rumah
- Trik membersihkan dispenser tanpa bongkar mesin, cukup pakai bahan dapur
- Cara membersihkan bekas stiker harga di toples kaca tanpa bikin lecet
- 5 Trik menghilangkan bau amis talenan setelah potong ikan, ampuh cuma pakai bahan dapur
- Cara membersihkan bau durian di dalam kulkas tanpa pewangi dan tanpa kopi
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya
Resep nasi tomat "KFC" viral yang bisa dimasak pakai rice cooker cuma 30 menit, cobain sekarang!
05 / 06 / 2026 20:00 WIB
Resep sup ayam bening yang bumbunya hangatkan badan, tinggal celupin bahan bisa langsung jadi
05 / 06 / 2026 19:00 WIB
Cara membuat tahu bacem manis gurih yang bumbu meresap sampai dalam
06 / 06 / 2026 09:00 WIB
Cara bikin tteokbokki dari nasi sisa yang mudah, kenyal, dan tetap enak tanpa minyak wijen
05 / 06 / 2026 15:00 WIB
















