Kabel alat dapur jangan digulung asal, begini cara menyimpannya biar tak kusut
Diperbarui 10 Sep 2026, 18:17 WIB
Diterbitkan 10 Sep 2026, 13:00 WIB
- Jangan Menggulung Kabel Terlalu Kencang
- Kabel Alat yang Sering Dipakai, Gulung Longgar dan Mudah Diambil
- Kabel Alat yang Jarang Dipakai, Pisahkan dari Kabel Lain
- Kabel Panjang Lebih Baik Dibuat Gulungan Besar
- Gunakan Pengikat, Bukan Simpul
- Beda Kabel, Beda Cara Menyimpannya
- Cek Kondisi Kabel Sebelum Disimpan
- Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari
- Pilih Tempat Penyimpanan Sesuai Frekuensi Pemakaian
- Alur Menyimpan Kabel Alat Dapur
- FAQ
Brilio.net - Kabel alat dapur sering jadi bagian kecil yang luput diperhatikan saat merapikan dapur. Setelah rice cooker, blender, mixer, atau ketel listrik selesai digunakan, kabel biasanya langsung digulung lalu diselipkan di belakang alat atau dimasukkan ke dalam laci. Jika dilakukan berulang kali, kabel bisa menjadi kusut dan sulit dirapikan saat akan dipakai kembali.
Padahal, tidak semua kabel perlu diperlakukan dengan cara yang sama. Kabel yang pendek, panjang, sering digunakan, atau jarang dipakai membutuhkan penataan yang sedikit berbeda agar tidak saling melilit. Selain membuat dapur lebih rapi, penyimpanan yang tepat juga membantu kabel tidak mengalami tekukan atau tarikan yang tidak perlu.
Jangan Menggulung Kabel Terlalu Kencang
Kesalahan yang paling sering dilakukan adalah membuat gulungan kabel sekecil mungkin supaya terlihat rapi. Kabel memang jadi lebih ringkas, tetapi gulungan yang terlalu ketat membuat kabel mengalami tekukan tajam berulang kali.
Sebaiknya bentuk gulungan mengikuti kelenturan kabel. Buat lingkaran yang cukup longgar dan jangan memaksa kabel mengikuti bentuk yang terlalu kecil.
Terutama untuk kabel yang cukup tebal atau kaku, jangan ditekan agar menjadi gulungan mungil. Biarkan kabel membentuk lingkaran secara alami.
Kabel Alat yang Sering Dipakai, Gulung Longgar dan Mudah Diambil
Untuk alat yang digunakan hampir setiap hari, penyimpanan tidak perlu dibuat terlalu rumit. Setelah alat dicabut dari sumber listrik, luruskan kabel sebentar lalu gulung dengan ukuran yang cukup longgar.
Kabel bisa diikat menggunakan strap atau pengikat yang dapat digunakan kembali. Hindari mengikatnya terlalu kencang karena tujuan pengikat hanya menjaga gulungan tetap rapi, bukan menekan kabel.
Letakkan kabel bersama alatnya atau di area yang mudah dijangkau. Cara ini membuat kabel tidak perlu dipindahkan dari satu wadah ke wadah lain setiap kali alat digunakan.
Kabel Alat yang Jarang Dipakai, Pisahkan dari Kabel Lain
Kabel alat yang jarang digunakan justru lebih mudah terlupakan dan akhirnya bercampur dengan kabel peralatan lain. Saat akan digunakan, kabel-kabel tersebut harus dipilah terlebih dahulu sehingga berpotensi semakin kusut.
Untuk alat seperti mixer, food processor, atau peralatan dapur tertentu yang tidak digunakan setiap hari, sebaiknya kabel disimpan bersama alatnya.
Jika alat disimpan di dalam kardus atau wadah, kabel dapat digulung longgar dan ditempatkan di bagian yang tidak membuatnya terjepit. Jangan menumpuk banyak kabel berbeda dalam satu ikatan besar.
Kabel Panjang Lebih Baik Dibuat Gulungan Besar
Kabel yang panjang sering dianggap harus digulung sekecil mungkin supaya tidak memakan tempat. Padahal, memaksa kabel panjang masuk ke gulungan yang terlalu kecil justru membuat banyak bagian kabel mengalami tekukan tajam.
Buat gulungan dengan diameter lebih besar agar kabel tidak perlu ditekuk secara ekstrem. Setelah itu, gunakan satu atau dua pengikat yang cukup untuk menjaga bentuknya.
Untuk kabel yang sangat panjang, jangan menarik salah satu ujung kabel sambil membiarkan bagian lainnya masih terikat. Lepaskan gulungan secara perlahan agar kabel tidak membentuk simpul baru.
Gunakan Pengikat, Bukan Simpul
Mengikat kabel menggunakan simpul memang terlihat praktis, tetapi cara ini membuat kabel harus ditekuk pada titik tertentu. Ketika kabel akan digunakan, simpul juga perlu dibuka sehingga kabel kembali ditarik dan diluruskan.
Pengikat kabel yang dapat digunakan kembali lebih praktis karena cukup dipasang mengelilingi gulungan. Pilih pengikat yang ukurannya sesuai dan tidak perlu dikencangkan berlebihan.
Tidak harus menggunakan aksesori khusus. Strap bawaan alat, pengikat kabel reusable, atau pengikat berbahan lembut yang memang dibuat untuk kabel bisa digunakan selama tidak menekan kabel terlalu kuat.
Beda Kabel, Beda Cara Menyimpannya
Tidak semua kabel alat dapur mempunyai panjang, kelenturan, dan frekuensi pemakaian yang sama. Karena itu, cara menyimpannya juga bisa disesuaikan agar tidak sekadar terlihat rapi tetapi tetap mudah digunakan.
Cek Kondisi Kabel Sebelum Disimpan
Merapikan kabel bukan hanya soal membuatnya tidak kusut. Sebelum digulung, perhatikan juga kondisi bagian kabel, steker, dan sambungannya.
Jika lapisan luar kabel terlihat retak, terkelupas, berubah bentuk, atau bagian steker mengalami kerusakan, jangan langsung menggulung dan menyimpannya seolah masih normal. Hentikan penggunaan dan periksa atau perbaiki sesuai kebutuhan sebelum alat digunakan kembali.
Kabel yang masih dalam kondisi baik juga sebaiknya tidak disimpan dalam keadaan tertarik, terjepit pintu lemari, atau tertindih benda berat. Area penyimpanan sebaiknya cukup longgar agar kabel tidak terus-menerus berada dalam posisi tertekuk.
Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari
Ada beberapa kebiasaan sederhana yang membuat kabel lebih mudah berantakan meski sudah digulung.
Pertama, jangan memasukkan semua kabel alat dapur ke satu laci tanpa pengelompokan. Kabel blender bisa bercampur dengan kabel mixer, rice cooker, atau ketel listrik sehingga ujung-ujungnya saling melilit.
Kedua, jangan menjadikan kabel sebagai pegangan saat memindahkan alat. Pegang bagian bodi alat ketika memindahkannya, bukan dengan menarik kabel.
Ketiga, jangan menyelipkan kabel di tempat yang membuatnya terjepit. Lemari dapur yang penuh memang bisa membuat kabel terlihat rapi dari luar, tetapi kabel tetap mendapat tekanan dari benda-benda di sekitarnya.
Pilih Tempat Penyimpanan Sesuai Frekuensi Pemakaian
Tempat penyimpanan juga menentukan apakah kabel akan tetap rapi atau kembali kusut. Alat yang sering digunakan sebaiknya ditempatkan di area yang mudah diambil sehingga kabel tidak perlu ditarik melewati banyak benda.
Sementara itu, peralatan yang jarang digunakan dapat disimpan di rak atau lemari khusus. Kabelnya tetap dikelompokkan bersama alat masing-masing agar tidak perlu mencari pasangan kabel ketika alat akan digunakan.
Prinsip sederhananya adalah satu alat, satu kabel, satu tempat penyimpanan. Dengan begitu, kabel tidak perlu dikumpulkan berdasarkan bentuk atau panjangnya saja.
Alur Menyimpan Kabel Alat Dapur
RUSAK
MASIH BAIK
YA
TIDAK
LEBIH BESAR
SECARA LONGGAR
Pada dasarnya, kabel alat dapur tidak harus dibuat sekecil mungkin agar terlihat rapi. Yang lebih penting adalah menghindari gulungan terlalu ketat, simpul, tekanan, serta posisi yang membuat kabel terus-menerus tertekuk.
Dengan menyesuaikan gulungan berdasarkan panjang kabel dan menyimpannya bersama alat masing-masing, dapur bisa tetap rapi tanpa membuat kabel sulit ditemukan atau dibongkar saat akan digunakan.
FAQ
Apakah semua kabel alat dapur boleh digulung?
Boleh disimpan dalam bentuk gulungan selama kabel dalam kondisi baik dan gulungannya tidak dibuat terlalu ketat. Hindari tekukan tajam, simpul, atau tekanan berlebihan pada kabel.
Apakah kabel lebih baik disimpan di dalam laci?
Bisa, selama laci cukup longgar dan kabel tidak terjepit benda lain. Untuk alat yang sering digunakan, tempat yang lebih mudah dijangkau biasanya lebih praktis.
Bolehkah kabel diikat menggunakan karet gelang?
Sebaiknya gunakan pengikat yang tidak perlu dikencangkan terlalu kuat. Jika karet harus ditarik erat agar kabel tetap tergulung, pilih pengikat reusable yang ukurannya lebih sesuai.
Bagaimana menyimpan kabel alat yang sangat panjang?
Buat gulungan dengan diameter lebih besar daripada kabel pendek. Jangan memaksanya menjadi gulungan kecil karena lebih banyak bagian kabel yang harus ditekuk.
Kapan kabel alat dapur sebaiknya tidak digunakan lagi?
Jika lapisan kabel retak atau terkelupas, bentuk kabel berubah, atau steker terlihat rusak, jangan lanjutkan penggunaan seperti biasa. Pisahkan alat tersebut dan lakukan pemeriksaan atau perbaikan yang sesuai sebelum digunakan kembali.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- 5 Rekomendasi wajan cekung aluminium di bawah Rp 200 ribu yang reviewnya bagus, tebal dan tahan lama
- 5 Rekomendasi capit kayu harga di bawah Rp 50 ribu, aman suhu tinggi dan cucinya gampang
- Kenapa sendok stainless bisa terlihat kusam setelah sering dicuci? ini penyebabnya
- Baskom plastik vs stainless untuk membuat adonan, mana yang lebih nyaman dipakai?
- Sutil stainless vs silikon, mana yang lebih aman untuk wajan antilengket?
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas