Brilio.net - Sejumlah warga dari berbagai profesi mendapat kesempatan untuk mengikuti Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2026. Undangan tersebut diberikan menjelang peringatan kemerdekaan dan mencakup warga dengan latar belakang profesi yang beragam.
Cerita datang dari guru, nelayan, petani, buruh, penjaga kedai kopi hingga petugas pemadam kebakaran. Bagi sebagian dari mereka, undangan tersebut menjadi pengalaman yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan. Kisah ini dibagikan Instagram @kemensetneg.ri, Minggu (16/8/2026).
Guru dari Pulau Sabira kembali mendapat kesempatan
undangan upacara HUT RI
© 2026 /BPMI Setpres
Salah satu penerima undangan adalah Welni Agnes, guru SMPN 1 Atap Dua, Pulau Sabira.
Kesempatan tersebut terasa istimewa bagi Welni karena sebelumnya ia pernah mencoba mendaftar untuk mengikuti upacara di Istana pada tahun sebelumnya. Namun, saat itu ia belum berhasil mendapatkan kesempatan tersebut.
Kini, Welni mendapat kesempatan untuk hadir langsung dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.
Nelayan Kepulauan Seribu dapat undangan ke Istana
undangan upacara HUT RI
© 2026 /BPMI Setpres
Kesempatan serupa diterima Ali Kurniawan dan Najib, nelayan dari Kepulauan Seribu.
Bagi Najib, undangan tersebut menjadi pengalaman yang tidak pernah terlintas sebelumnya. Selama ini, ia tidak membayangkan profesinya sebagai nelayan dari wilayah kepulauan dapat membawanya hadir langsung ke Istana Merdeka.
Sementara itu, Ali Kurniawan sudah memikirkan cerita yang akan dibawa pulang setelah mengikuti upacara. Pengalaman tersebut ingin ia jadikan sebagai kenangan yang dapat diceritakan kepada anak-anaknya.
Petani Karawang terharu menerima undangan
undangan upacara HUT RI
© 2026 /BPMI Setpres
Dari Karawang, ada Darim Juanda yang telah menjalani profesi sebagai petani selama 14 tahun.
Darim mengaku terharu sekaligus tidak menyangka ketika menerima surat undangan untuk mengikuti upacara di Istana. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto.
Darim berharap perhatian terhadap sektor pertanian dapat terus ditingkatkan.
Buruh Jakarta Timur merasa seperti mendapat doorprize
undangan upacara HUT RI
© 2026 /BPMI Setpres
Bambang Edi Nurudin, seorang buruh yang tinggal di Jakarta Timur, juga menjadi salah satu penerima undangan.
Bambang menggambarkan perasaannya saat mendapatkan kesempatan tersebut seperti memperoleh doorprize. Ia menilai pengalaman mengikuti upacara di Istana menjadi sesuatu yang dapat diceritakan kepada istri dan anaknya.
Penjaga kedai kopi 24 jam pertama kali ke Istana
undangan upacara HUT RI
© 2026 /BPMI Setpres
Cerita lainnya datang dari Wasuri, penjaga kedai kopi 24 jam yang berada di sekitar kawasan pusat pemerintahan.
Undangan tersebut menjadi kesempatan pertama bagi Wasuri untuk menginjakkan kaki di Istana Kepresidenan. Ia mengaku sangat senang mendapat kesempatan tersebut hingga merasa sulit tidur karena ingin segera datang ke Istana.
Petugas damkar menyebutnya sebuah kehormatan
undangan upacara HUT RI
© 2026 /BPMI Setpres
Ruly Nur Efendi, petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, juga mendapat undangan untuk menghadiri upacara.
Bagi Ruly, kesempatan hadir di Istana menjadi sebuah kehormatan. Ia mendapat kesempatan untuk mengikuti langsung rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.
Beragam cerita tersebut datang dari warga dengan profesi berbeda yang mendapat undangan untuk mengikuti upacara kemerdekaan pada 17 Agustus 2026. Kehadiran mereka menjadi bagian dari peserta yang akan mengikuti peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.
Recommended By Editor
- Sambut HUT ke-81 RI, Kemenko Polkam hiasi depan kantor dengan dekorasi aneka hasil bumi
- Daftar promo spesial BRI di Momen HUT Ke-81 RI, yuk serbu diskon FnB, nonton film, dan banyak lagi
- Polemik tukang cukur tak pasang Bendera Merah Putih, Camat Rancabungur tegaskan petugas bukan pegawai
- 205 Kata-kata lucu peringati hari kemerdekaan 2026, kocak dan penuh semangat
- 5 Ide lomba 17 Agustus untuk karyawan, bisa digelar di kantor tanpa peralatan mahal







