Instansi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia tengah diselimuti suasana duka yang mendalam. Salah satu pimpinan mereka, Anggota IV BPK Haerul Saleh, dinyatakan meninggal dunia dalam usia 44 tahun pada Jumat (8/5/2026).
Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional BPK, Teguh Widodo, memberikan keterangan resmi terkait kabar ini.
"Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) dengan ini menyampaikan bahwa Anggota IV BPK, Haerul Saleh, telah berpulang pada hari Jumat, 8 Mei 2026 di Jakarta, pada usia 44 tahun," ujar Teguh Widodo, dikutip brilio.net dari Liputan6, Jumat (8/5/2026).
Segenap pimpinan dan seluruh keluarga besar BPK memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan almarhum selama menjabat.
“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ungkap perwakilan BPK.
Kronologi Insiden Kebakaran di Jagakarsa
Kepergian Haerul Saleh terjadi bersamaan dengan peristiwa kebakaran hebat yang melanda kediamannya di Jalan TB Simatupang No 3, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Berdasarkan informasi dari pengurus RT setempat, kepulan asap hitam pertama kali terlihat dari lantai tiga bangunan tersebut.
Muncul dugaan sementara bahwa kobaran api dipicu oleh bahan tiner sisa pengerjaan renovasi rumah. Sebelum api membesar, almarhum diketahui sedang berada di ruang kerja lantai empat bersama seorang kolega. Saksi mata di sekitar lokasi sempat mendengar suara teriakan dari dalam rumah saat api mulai merambat.
Pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
"Sementara di lantai empat. Kita akan masih menunggu tim, nanti setelah itu baru kita tahu lebih jelasnya, nanti kita sampaikan kembali," tutur Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo.
Sosok Sahabat di Mata Rekan Kerja dan Tokoh Publik
Anggota BPK Haerul Saleh meninggal dunia
© 2026 /Instagram/@haerul_aco
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, turut menyampaikan rasa kehilangan atas kepergian Haerul Saleh yang merupakan rekan seperjuangannya di Partai Gerindra. Ia mengenang almarhum sebagai pribadi yang mempunyai kecerdasan luar biasa.
"Beliau salah satu sahabat saya. Sebelum Pemilu 2014, satu kamar saat pelatihan kaderisasi Gerindra," kenang Habiburokhman, dilansir dari Liputan6 dan Antara.
Ia juga menambahkan doa agar almarhum mendapatkan tempat yang mulia.
"Kita doakan beliau husnul khotimah, diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT," tambahnya.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga tampak hadir melayat ke rumah sakit untuk memberikan penghormatan terakhir dan mendampingi proses pengantaran jenazah menuju ambulans.
Prosesi Pemakaman dan Kesaksian Publik
Setelah sempat ditangani di RSUD Pasar Minggu, jenazah kini disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Kartika Utama, Jakarta Selatan. Rencananya, almarhum akan diterbangkan ke Kolaka, Sulawesi Tenggara, untuk prosesi pemakaman.
Pihak keluarga melalui pernyataan resmi memohon pengertian dari semua pihak agar diberikan ketenangan dalam masa sulit ini.
Menyusul kabar meninggalnya Haerul, kolom komentar media sosial Instagramnya mulai mendapat ucapan duka dan kesaksian sosoknya.
Anggota BPK Haerul Saleh meninggal dunia
© 2026 /Instagram/@haerul_aco
“Selamat Jalan Bapak...Saya pernah nyanyi di acara Bpk.Orang yg sgt baik,berbagi rejeki tanpa pamrih.Semoga segala kebaikan Bpk membawa Bpk menuju Surga'Nya🤍🤍🤍,” tulis pemilik akun Instagram @patricianova46new
“Innalillahi wainnailaihi rojiun, InsyaAllah Husnul-khatimah pak, kaget dengar kabarnya, bapak orang baik. 😢😢😢,” tulis akun @charla_malhap.
Recommended By Editor
- Jejak kebaikan Vidi Aldiano seakan tak habis, sempat kasih Rp7 juta ke sopir taksi buat mudik
- Sang ayah berdoa Vidi Aldiano panjang umur, ternyata dikabulkan dalam makna yang lebih menyentuh
- Warisan kebaikan Vidi Aldiano: Dari bangun RS di Gaza hingga bantu biaya sekolah
- 5 Potret kesetiaan ibunda mendampingi Vidi Aldiano pengobatan sampai berpulang
- Vidi Aldiano meninggal dunia, Isyana Sarasvati kenang sosoknya sebagai hadiah terbaik dari Tuhan

































