7 Resep cumi basah bumbu Nusantara, ada rica, woku, rujak hingga balado

7 Resep cumi basah bumbu Nusantara, ada rica, woku, rujak hingga balado
resep cumi basah | foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Cumi basah punya keunggulan rasa manis alami yang tidak dimiliki oleh jenis seafood lain, tapi juga punya tantangan yang sering bikin frustrasi: jendela kematangannya sangat sempit.

Masak terlalu sebentar, cumi masih kenyal licin. Masak terlalu lama di rentang yang tanggung, teksturnya langsung sekeras karet. Solusinya hanya dua—sangat cepat di bawah 3 menit, atau sangat lama di atas 30 menit sampai jaringan proteinnya benar-benar lunak kembali.

Sebelum masuk ke resep, ada satu langkah yang tidak boleh dilewati: lumuri cumi bersih dengan perasan jeruk nipis dan sedikit garam selama maksimal 10 menit. Ini bukan sekadar menghilangkan amis, tapi juga membantu melunakkan lapisan luar cumi tanpa merusak rasa aslinya.

Tujuh resep berikut mencakup berbagai karakter bumbu dari seluruh penjuru Indonesia, dari yang berkuah segar sampai yang pekat dan berminyak.

1. Cumi Basah Bumbu Woku Belanga (Khas Manado)

Woku adalah masakan khas Manado yang mengandalkan banyak daun segar sebagai aromanya, bukan sekadar rempah kering. Kuahnya encer, kuning cerah, dengan rasa pedas segar yang ringan di lidah. Cumi adalah pasangan terbaik untuk bumbu ini karena waktu masaknya yang singkat cocok dengan karakter woku yang tidak perlu direbus lama.

Bahan utama:
- 500 g cumi basah, buang tulang rawan dan kantong tinta, potong badan menjadi cincin 2 cm, sisihkan tentakel utuh

Bumbu halus (ulek atau blender hingga halus):
- 6 buah cabai merah besar, buang tangkai dan biji
- 5 buah cabai rawit, buang tangkai
- 5 siung bawang merah, kupas
- 3 siung bawang putih, kupas
- 2 cm kunyit, kupas, iris kasar sebelum diulek
- 2 cm jahe, kupas, iris kasar sebelum diulek

Bahan aromatik (masukkan utuh atau dimemarkan):
- 3 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
- 4 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
- 2 lembar daun pandan, ikat simpul
- 3 buah belimbing wuluh, iris serong tipis

Bahan pelengkap:
- 1 genggam daun kemangi, petik daunnya saja
- 2 sdm minyak goreng
- Garam dan gula secukupnya
- Perasan 1 buah jeruk nipis untuk marinasi

Cara membuat:
1. Lumuri cumi dengan perasan jeruk nipis dan sejumput garam, diamkan 10 menit, lalu bilas bersih dengan air mengalir.
2. Panaskan minyak di wajan, tumis bumbu halus bersama serai, daun jeruk, dan daun pandan sampai harum dan matang, sekitar 5–7 menit.
3. Masukkan irisan belimbing wuluh, aduk rata, tuang 150 ml air. Masak sampai mendidih.
4. Masukkan cumi, masak dengan api besar selama 2–3 menit sambil terus diaduk.
5. Koreksi rasa dengan garam dan gula, matikan api, masukkan daun kemangi. Aduk sebentar dan sajikan.

Durasi: 25 menit (termasuk marinasi)
Porsi: 3–4 orang

2. Cumi Rica-Rica Kemangi

7 Resep cumi basah bumbu Nusantara, ada rica, woku, rujak hingga balado

resep cumi basah
© 2026 brilio.net/Gemini AI

Rica-rica adalah bumbu pedas khas Manado dengan tekstur ulek kasar dan minyak yang melimpah, berbeda dari sambal pada umumnya. Rasa pedasnya tegas dan langsung, bukan pedas yang merayap pelan. Daun kemangi di akhir proses masak memberikan aroma segar yang memotong rasa berminyaknya.

Bahan utama:
- 500 g cumi basah, buang tulang rawan dan kantong tinta, potong badan menjadi cincin 2 cm, sisihkan tentakel utuh

Bumbu ulek kasar (ulek kasar, jangan sampai halus):
- 10 buah cabai rawit merah, buang tangkai
- 5 buah cabai merah besar, buang tangkai dan biji
- 6 siung bawang merah, kupas
- 3 siung bawang putih, kupas
- 3 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya, iris halus sebelum diulek

Bahan pelengkap:
- 1 genggam daun kemangi, petik daunnya saja
- 3 sdm minyak goreng
- Garam dan gula secukupnya
- Perasan 1 buah jeruk nipis untuk marinasi

Cara membuat:
1. Lumuri cumi dengan perasan jeruk nipis dan sejumput garam, diamkan 10 menit, lalu bilas bersih.
2. Ulek semua bumbu secara kasar—teksturnya harus masih terlihat potongan kecil, bukan pasta halus.
3. Panaskan minyak di wajan, tumis bumbu ulek dengan api sedang sampai matang dan berminyak, sekitar 8–10 menit.
4. Naikkan api ke besar, masukkan cumi, masak sambil diaduk cepat selama 2–3 menit.
5. Koreksi rasa, matikan api, masukkan daun kemangi, aduk sebentar dan sajikan.

Durasi: 25 menit (termasuk marinasi)
Porsi: 3–4 orang

3. Cumi Basah Bumbu Rujak

Bumbu rujak dalam masakan seafood bukan merujuk pada saus kacang, melainkan kombinasi asam jawa, gula merah, dan cabai yang menciptakan profil rasa manis-asam-gurih sekaligus. Santan kental ditambahkan dalam jumlah kecil untuk memberikan body pada kuah tanpa mengubahnya menjadi gulai. Bumbu ini sangat cocok untuk cumi karena keasamannya membantu menjaga tekstur daging tetap lembut.

Bahan utama:
- 500 g cumi basah, buang tulang rawan dan kantong tinta, potong badan menjadi cincin 2 cm, sisihkan tentakel utuh

Bumbu halus (ulek atau blender hingga halus):
- 6 buah cabai merah besar, buang tangkai dan biji
- 4 buah cabai rawit, buang tangkai
- 5 siung bawang merah, kupas
- 3 siung bawang putih, kupas
- 3 butir kemiri, sangrai di wajan kering hingga kekuningan, baru diulek

Bahan kuah:
- 2 sdm air asam jawa (larutkan 1 ruas asam jawa dengan 3 sdm air hangat, saring bijinya)
- 3 sdm gula merah, sisir halus
- 50 ml santan kental
- 3 sdm minyak goreng
- Garam secukupnya
- Perasan 1 buah jeruk nipis untuk marinasi

Cara membuat:
1. Lumuri cumi dengan perasan jeruk nipis dan sejumput garam, diamkan 10 menit, lalu bilas bersih.
2. Tumis bumbu halus dengan api sedang sampai harum dan matang, sekitar 6–8 menit.
3. Masukkan air asam jawa, gula merah sisir, dan garam. Masak sambil diaduk sampai gula larut dan bumbu mengental, sekitar 3 menit.
4. Tuang santan kental, aduk rata, masak 1 menit sampai mendidih ringan.
5. Masukkan cumi, naikkan api ke besar, masak sambil diaduk 2–3 menit. Koreksi rasa dan sajikan.

Durasi: 30 menit (termasuk marinasi)
Porsi: 3–4 orang

4. Cumi Balado Padang

Balado Padang menggunakan teknik oil-coated—bumbu dimasak dengan minyak yang cukup banyak sampai matang tanak sebelum bahan utama masuk. Lapisan minyak bumbu ini yang mengunci kelembapan cumi agar tidak kering saat terkena panas tinggi. Hasilnya cumi tetap juicy di dalam meski permukaannya sudah terbalut bumbu merah yang pekat.

Bahan utama:
- 500 g cumi basah, buang tulang rawan dan kantong tinta, potong badan menjadi cincin 2 cm, sisihkan tentakel utuh

Bumbu ulek kasar (ulek kasar, jangan sampai halus):
- 8 buah cabai merah besar, buang tangkai dan biji
- 6 buah cabai rawit, buang tangkai (sesuaikan selera)
- 7 siung bawang merah, kupas
- 4 siung bawang putih, kupas

Bahan pelengkap:
- 2 buah tomat merah, potong menjadi 6–8 bagian
- 4 sdm minyak goreng
- 1 sdt gula
- Garam secukupnya
- Perasan 1 buah jeruk nipis untuk marinasi

Cara membuat:
1. Lumuri cumi dengan perasan jeruk nipis dan sejumput garam, diamkan 10 menit, lalu bilas bersih.
2. Panaskan minyak di wajan, tumis bumbu ulek kasar bersama potongan tomat dengan api sedang sampai matang, berminyak, dan warnanya pekat kemerahan, sekitar 10–12 menit.
3. Tambahkan gula dan garam, aduk rata.
4. Naikkan api ke besar, masukkan cumi, masak sambil diaduk cepat selama 2 menit.
5. Koreksi rasa dan segera angkat.

Durasi: 30 menit (termasuk marinasi)
Porsi: 3–4 orang

5. Cumi Hitam Khas Madura

7 Resep cumi basah bumbu Nusantara, ada rica, woku, rujak hingga balado

resep cumi basah
© 2026 brilio.net/Gemini AI

Cumi hitam memanfaatkan tinta asli dari kantong di dalam kepala cumi sebagai penyedap sekaligus pengental kuah secara alami. Tinta cumi mengandung asam amino glutamat yang tinggi, itulah yang menciptakan rasa gurih umami tanpa perlu tambahan kaldu atau penyedap. Resep ini menggunakan metode masak lama di atas 30 menit agar cumi kembali empuk setelah melewati fase keras.

Bahan utama:
- 500 g cumi basah, buang tulang rawan, sisakan kantong tintanya—pecahkan kantong tinta ke dalam mangkuk kecil dan sisihkan. Potong badan menjadi cincin 2 cm, sisihkan tentakel utuh

Bumbu halus (ulek atau blender hingga halus):
- 8 siung bawang merah, kupas
- 5 siung bawang putih, kupas
- 4 buah cabai merah besar, buang tangkai dan biji (opsional, kurangi jika tidak suka pedas)

Bahan aromatik:
- 2 lembar daun salam, masukkan utuh
- 3 cm lengkuas, kupas, memarkan

Bahan pelengkap:
- 200 ml air
- 3 sdm minyak goreng
- Garam dan gula secukupnya
- Perasan 1 buah jeruk nipis untuk marinasi

Cara membuat:
1. Lumuri cumi dengan perasan jeruk nipis dan sejumput garam, diamkan 10 menit, lalu bilas bersih.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama daun salam dan lengkuas sampai harum dan matang, sekitar 6–8 menit.
3. Masukkan cumi, aduk rata bersama bumbu selama 1 menit.
4. Tuang air dan tinta cumi yang sudah disisihkan, aduk hingga warna hitam merata ke seluruh kuah.
5. Kecilkan api, tutup wajan, masak selama 30–35 menit sampai kuah mengental dan cumi empuk. Koreksi rasa dan sajikan.

Durasi: 50 menit (termasuk marinasi)
Porsi: 3–4 orang

6. Gulai Cumi Kuah Kuning (Khas Minang)

Gulai cumi Minang menggunakan santan penuh dengan rempah kunyit dan jahe sebagai tulang punggung rasanya, menghasilkan kuah kuning kental yang gurih dan hangat. Asam kandis ditambahkan sebagai pengganti asam jawa yang lebih ringan, memberikan sedikit rasa asam yang menyegarkan tanpa mendominasi. Cumi biasanya dimasak utuh atau dengan lidi yang disemat di bagian kepala agar bentuknya tidak hancur dalam kuah.

Bahan utama:
- 500 g cumi basah, buang tulang rawan dan kantong tinta, boleh biarkan utuh atau potong cincin 2 cm

Bumbu halus (ulek atau blender hingga halus):
- 5 siung bawang merah, kupas
- 4 siung bawang putih, kupas
- 3 cm kunyit, kupas, iris kasar sebelum diulek
- 2 cm jahe, kupas, iris kasar sebelum diulek
- 2 cm lengkuas, kupas, iris kasar sebelum diulek
- 4 buah cabai merah besar, buang tangkai dan biji
- 3 butir kemiri, sangrai di wajan kering hingga kekuningan, baru diulek

Bahan aromatik:
- 2 lembar daun kunyit, ikat simpul
- 2 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
- 3 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya

Bahan kuah:
- 300 ml santan kental
- 200 ml santan encer
- 2 buah asam kandis, masukkan utuh
- 3 sdm minyak goreng
- Garam dan gula secukupnya
- Perasan 1 buah jeruk nipis untuk marinasi

Cara membuat:
1. Lumuri cumi dengan perasan jeruk nipis dan sejumput garam, diamkan 10 menit, lalu bilas bersih.
2. Tumis bumbu halus bersama serai, daun jeruk, dan daun kunyit dengan api sedang sampai harum dan matang, sekitar 7–8 menit.
3. Tuang santan encer dan masukkan asam kandis, aduk rata. Masak sampai mendidih.
4. Tuang santan kental, aduk terus dengan api sedang agar santan tidak pecah, masak sampai kuah kembali mendidih ringan.
5. Masukkan cumi, masak 3 menit dengan api sedang-besar sambil sesekali diaduk. Koreksi rasa dan sajikan.

Durasi: 35 menit (termasuk marinasi)
Porsi: 3–4 orang

7. Cumi Bumbu Bali

7 Resep cumi basah bumbu Nusantara, ada rica, woku, rujak hingga balado

resep cumi basah
© 2026 brilio.net/Gemini AI

Bumbu Bali atau base genep menggunakan kecap manis sebagai salah satu bahan utamanya, memberikan warna cokelat kemerahan yang pekat dan rasa manis gurih yang khas. Terasi bakar adalah kunci aroma bumbu ini—terasi yang dibakar terlebih dahulu menghasilkan aroma yang lebih dalam dan tidak mentah. Proses memasak bumbu sampai matang tanak sepenuhnya sebelum cumi masuk adalah langkah yang tidak boleh dilewati.

Bahan utama:
- 500 g cumi basah, buang tulang rawan dan kantong tinta, potong badan menjadi cincin 2 cm, sisihkan tentakel utuh

Bumbu halus (ulek atau blender hingga halus):
- 6 buah cabai merah besar, buang tangkai dan biji
- 5 buah cabai rawit, buang tangkai
- 7 siung bawang merah, kupas
- 5 siung bawang putih, kupas
- 1 sdt terasi, bakar langsung di atas api atau di wajan kering selama 1–2 menit hingga aromanya keluar, baru diulek bersama bumbu lain
- 2 cm kunyit, kupas, iris kasar sebelum diulek
- 1 cm kencur, kupas, iris kasar sebelum diulek

Bahan pelengkap:
- 3 sdm kecap manis
- 4 sdm minyak goreng
- Garam dan gula secukupnya
- Perasan 1 buah jeruk nipis untuk marinasi

Cara membuat:
1. Lumuri cumi dengan perasan jeruk nipis dan sejumput garam, diamkan 10 menit, lalu bilas bersih.
2. Tumis bumbu halus dengan api sedang sampai benar-benar matang, berminyak, dan warnanya gelap kecokelatan, sekitar 12–15 menit.
3. Masukkan kecap manis, aduk rata, masak 1 menit sampai bumbu dan kecap menyatu.
4. Naikkan api ke besar, masukkan cumi, masak sambil diaduk cepat selama 2–3 menit.
5. Koreksi rasa dan segera angkat.

Durasi: 35 menit (termasuk marinasi)
Porsi: 3–4 orang

FAQ

1. Bolehkah cumi basah dimasak dari kondisi beku langsung tanpa dicairkan dulu?

Sebaiknya tidak. Cumi beku yang langsung dimasak akan melepaskan banyak air sekaligus saat terkena panas, membuat suhu wajan turun drastis dan cumi akhirnya matang dalam kondisi direbus, bukan ditumis. Cairkan cumi di kulkas semalaman atau di air mengalir selama 15–20 menit sebelum dimasak.

2. Apakah cumi basah dan cumi segar dari laut perbedaannya signifikan untuk masakan?

Cumi "basah" di pasaran adalah cumi segar yang belum dibekukan, sementara cumi beku sudah melalui proses pembekuan. Untuk resep yang membutuhkan tekstur juicy dan manis alami seperti woku atau balado, cumi basah memberikan hasil yang lebih baik karena kandungan air dan rasa segarnya masih utuh.

3. Berapa lama cumi basah bisa disimpan di kulkas sebelum dimasak?

Cumi basah sebaiknya dimasak dalam 1–2 hari setelah dibeli jika disimpan di kulkas bagian bawah dengan suhu 0–4°C. Lebih dari itu, aroma amisnya akan semakin kuat dan teksturnya mulai menurun. Kalau tidak langsung dimasak, lebih baik simpan di freezer.

4. Apakah kepala cumi perlu ikut dimasak atau sebaiknya dibuang?

Kepala cumi termasuk tentakelnya aman dan enak dimasak bersama badannya. Bagian yang perlu dibuang hanya paruh keras yang ada di tengah-tengah lingkaran tentakel. Untuk resep cumi hitam, kantong tinta yang ada di bagian kepala justru harus disisihkan dan digunakan.

5. Kenapa cumi yang sudah dimasak warnanya pudar dan tidak menarik?

Pigmen merah-ungu di kulit ari luar cumi akan larut saat terkena panas, membuat warna cumi memudar menjadi putih pucat. Kalau ingin mempertahankan warna, kupas lapisan kulit ari tersebut sebelum dimasak—hasilnya cumi akan tetap berwarna putih bersih yang terlihat lebih segar di piring.

 

 

(brl/tin)
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas