Gagang wajan ikut panas saat memasak, apakah ada yang salah dengan alatnya? Cek dari jenis dan bentuk

Gagang wajan ikut panas saat memasak, apakah ada yang salah dengan alatnya? Cek dari jenis dan bentuk
gagang wajan panas | foto ilustrasi: Gemini AI

Brilio.net - Gagang wajan yang ikut terasa panas saat memasak sering bikin ragu, terutama kalau bagian yang biasanya dipegang mulai terasa tidak nyaman. Kondisi ini sebenarnya tidak selalu berarti wajan rusak karena panas dari badan wajan memang bisa merambat ke gagang, terutama pada alat masak yang menggunakan material logam.

Namun, tingkat panas pada gagang juga dipengaruhi jenis wajan, bentuk gagang, posisi alat di atas kompor, ukuran api, sampai lamanya memasak. Karena itu, penting melihat kondisi gagang secara keseluruhan sebelum memutuskan apakah wajan masih layak dipakai atau justru perlu diperiksa.

Kenapa gagang wajan bisa ikut panas?

Panas dapat berpindah dari badan wajan menuju gagang melalui beberapa cara. Salah satunya adalah konduksi, yaitu perpindahan panas melalui material yang saling terhubung.

Gagang yang terbuat dari logam cenderung lebih mudah menghantarkan panas dari badan wajan. Selain itu, gagang yang terlalu dekat dengan sumber api juga bisa menerima panas secara langsung.

Beberapa hal yang bisa membuat gagang makin panas antara lain:

- Material gagang, terutama jika menggunakan logam.
- Gagang menyatu dengan badan wajan.
- Posisi gagang terlalu dekat dengan api.
- Api kompor terlalu besar hingga menjalar keluar dari dasar wajan.
- Gagang mengarah ke tungku lain yang sedang menyala.
- Wajan digunakan dalam waktu cukup lama.

Jadi, gagang yang panas dan gagang yang terlalu panas perlu dibedakan. Rasa panas saja belum cukup untuk menyimpulkan ada kerusakan pada wajan.

Kenali jenis wajan dan karakter gagangnya

Jenis wajan punya konstruksi dan bentuk gagang yang berbeda. Karena itu, respons terhadap panas juga tidak selalu sama.

Jenis Wajan Bentuk atau Karakter Gagang Kenapa Bisa Panas? Yang Perlu Dicek
Wajan stainless steel Umumnya memakai gagang logam panjang Panas dapat merambat melalui logam Jarak gagang dari badan wajan dan sumber api
Wajan aluminium Gagang bisa berbahan logam atau material lain Material logam dapat menghantarkan panas Kondisi sambungan dan material gagang
Wajan besi/cast iron Sering memiliki gagang yang menyatu dari logam Panas dapat menyebar ke badan dan gagang Anggap gagang sebagai bagian yang panas
Wajan antilengket Bisa menggunakan gagang berlapis atau material berbeda Panas dapat merambat dari sambungan Kondisi gagang dan batas penggunaan panas sesuai produk
Wok/wajan cekung Umumnya memiliki gagang panjang, kadang ada pegangan tambahan Area dekat badan wok menerima panas cukup besar Arah gagang dan posisinya terhadap tungku
Wajan dengan dua pegangan Pegangan pendek berada di sisi badan wajan Letaknya dekat dengan sumber panas Material dan kondisi pegangan
Wajan dengan gagang kayu atau silikon Material pegangan berbeda dari badan wajan Panas tetap bisa berpindah dari area sambungan Retak, gosong, melunak, atau perubahan bentuk

 

Perbedaan konstruksi ini penting karena tidak semua gagang wajan dirancang untuk tetap dingin selama memasak. Material, panjang gagang, posisi sambungan, dan bentuk wajan ikut menentukan seberapa besar panas yang diterima.

Bentuk gagang juga memengaruhi panas

- Gagang logam yang menyatu dengan wajan

Pada wajan dengan gagang logam yang menyatu dengan badan, panas lebih mudah merambat ke seluruh bagian tersebut. Model seperti ini bisa ditemukan pada beberapa wajan stainless steel dan cast iron.

Gagang yang panas pada model seperti ini tidak otomatis menunjukkan adanya cacat. Bagian pegangan memang perlu diperlakukan sebagai permukaan panas selama proses memasak.

- Gagang logam yang panjang

Gagang yang lebih panjang membuat bagian yang jauh dari badan wajan berada lebih jauh dari sumber panas. Area tersebut biasanya lebih nyaman dipegang dibanding bagian yang dekat dengan badan.

Meski begitu, panas tetap dapat merambat melalui gagang, terutama setelah wajan digunakan dalam waktu lama.

- Gagang dengan material isolator

Gagang berbahan kayu, silikon, atau material lain yang dirancang sebagai pegangan dapat membantu mengurangi perpindahan panas ke area yang dipegang. Namun, bukan berarti seluruh bagian gagang pasti tetap dingin.

Jika sambungan berada sangat dekat dengan badan wajan atau terkena api langsung, bagian tersebut tetap dapat menjadi panas.

- Gagang pendek atau pegangan samping

Pegangan samping biasanya berada lebih dekat dengan badan wajan. Karena posisinya demikian, panas dari wajan lebih mudah mencapai area tersebut.

Model seperti ini perlu lebih diperhatikan saat memasak dengan api besar, terutama ketika wajan harus segera dipindahkan.

- Gagang berlubang atau memiliki celah

Beberapa gagang memiliki lubang atau celah sebagai bagian dari desainnya. Bentuk tersebut bisa memengaruhi jumlah material yang langsung menghantarkan panas, tetapi keberadaan celah tidak otomatis membuat gagang aman disentuh saat panas.

Tetap perhatikan material, posisi gagang, dan petunjuk penggunaan dari produk.

Kapan gagang wajan yang panas masih wajar?

Gagang yang terasa hangat atau panas setelah digunakan belum tentu menandakan alat mengalami kerusakan. Hal yang perlu dilihat bukan hanya rasa panasnya, tetapi juga kondisi material dan sambungannya.

Gagang masih bisa dianggap sebagai bagian dari karakter alat jika:

- Material gagangnya memang logam.
- Gagang hanya mulai terasa panas setelah wajan digunakan cukup lama.
- Tidak ada perubahan bentuk atau warna.
- Tidak ada bagian yang meleleh, mengelupas, atau terbakar.
- Sambungan gagang masih kokoh.
- Panas berkurang setelah wajan dijauhkan dari kompor.

Tidak ada batas suhu yang bisa dipukul rata untuk semua wajan karena konstruksi dan material tiap produk dapat berbeda. Karena itu, penilaian sebaiknya mengikuti kondisi fisik wajan dan petunjuk penggunaan produknya.

Kapan gagang wajan perlu dicurigai bermasalah?

Situasinya berbeda jika gagang mengalami perubahan yang sebelumnya tidak ada. Terlebih jika panas muncul bersamaan dengan kerusakan fisik pada bagian pegangan.

Beberapa kondisi yang perlu diperhatikan yaitu:

1. Gagang tiba-tiba terasa jauh lebih panas dibanding biasanya.
2. Api kompor mengenai bagian bawah atau samping gagang.
3. Gagang plastik atau silikon mulai melunak, berubah bentuk, retak, atau mengeluarkan bau terbakar.
4. Sambungan gagang dengan badan wajan terasa longgar.
5. Gagang bisa berputar atau bergeser ketika wajan diangkat.
6. Lapisan pada area pegangan terkelupas atau mengalami kerusakan.
7. Gagang tetap terasa sangat panas meski api sudah dikecilkan dan posisinya tidak berada di atas sumber api.

Jika sudah ada perubahan bentuk, gagang longgar, atau material terlihat rusak, sebaiknya jangan langsung dipakai kembali sebelum kondisinya dipastikan.

Masalah gagang berdasarkan jenis dan bentuk wajan

Kondisi Kemungkinan Penyebab Langkah yang Bisa Dilakukan
Wajan stainless steel dengan gagang logam ikut panas Panas merambat melalui logam Gunakan pelindung gagang yang memang sesuai untuk panas jika dianjurkan produk
Wajan cast iron dengan seluruh gagang panas Konstruksi logam yang menyatu Perlakukan seluruh wajan sebagai benda panas dan gunakan pelindung saat memindahkannya
Wajan antilengket dengan gagang plastik mulai melunak Terkena panas berlebih atau api langsung Kecilkan api, jauhkan gagang dari sumber api, lalu periksa kondisinya
Wok dengan bagian dekat gagang terasa panas Panas merambat dari badan wok Pegang bagian yang memang dirancang sebagai area pegangan dan gunakan pelindung jika sesuai petunjuk
Gagang samping terasa panas Posisinya dekat dengan badan wajan Gunakan pelindung panas saat mengangkat wajan
Gagang terkena ujung api kompor Posisi wajan atau ukuran api kurang sesuai Kecilkan api dan pastikan api tidak menjalar melewati dasar wajan
Gagang longgar sekaligus panas Ada kemungkinan masalah pada sambungan Hentikan penggunaan sampai sambungan diperiksa
Gagang berubah bentuk atau gosong Material menerima panas yang tidak sesuai dengan fungsi desainnya Jangan lanjutkan penggunaan sebelum kondisi gagang dipastikan aman

 

Cara mengurangi gagang wajan terlalu panas

Gagang tidak selalu bisa dibuat tetap dingin, terutama pada wajan dengan konstruksi logam. Namun, panas berlebih bisa dikurangi dengan memperhatikan cara penggunaan dan posisi wajan.

1. Sesuaikan ukuran api dengan diameter dasar wajan.
2. Pastikan api tidak menjalar jauh melewati dasar wajan.
3. Arahkan gagang menjauh dari tungku lain yang sedang menyala.
4. Hindari menggunakan api besar terus-menerus jika tidak dibutuhkan.
5. Gunakan pelindung gagang yang memang kompatibel dengan jenis wajan dan penggunaannya.
6. Jangan menyiram gagang yang sangat panas dengan air dingin secara sembarangan karena perubahan suhu mendadak dapat memengaruhi material tertentu.
7. Periksa sambungan gagang secara berkala.

Jangan lakukan ini saat gagang wajan panas

Ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar tangan tidak terkena panas atau kondisi wajan semakin bermasalah.

- Jangan menyentuh gagang logam dengan tangan kosong untuk mengecek panasnya.
- Jangan menganggap gagang plastik pasti aman disentuh.
- Jangan membungkus gagang menggunakan kain biasa yang berisiko terkena api.
- Jangan terus menggunakan wajan jika gagangnya sudah longgar parah.
- Jangan menutup atau mengisolasi bagian gagang dengan material yang tidak dirancang untuk panas.
- Jangan memaksa menggunakan wajan yang gagangnya sudah berubah bentuk atau meleleh.

Cek 5 hal sebelum menyimpulkan wajan rusak

Sebelum mengganti wajan hanya karena gagangnya panas, coba perhatikan lima hal berikut:

1. Apa material gagangnya?
2. Apakah gagang menyatu dengan badan wajan?
3. Apakah api mengenai bagian gagang?
4. Apakah gagang hanya panas atau sudah berubah bentuk?
5. Apakah sambungan gagang masih kokoh?

Kelima hal tersebut bisa membantu membedakan panas yang berkaitan dengan desain alat dari kondisi yang patut dicurigai sebagai masalah.

FAQ

Apakah gagang wajan stainless steel memang mudah panas?

Gagang stainless steel dapat menerima panas dari badan wajan karena logam menghantarkan panas. Tingkat panasnya tetap dipengaruhi konstruksi gagang, panjangnya, posisi terhadap sumber api, dan lama pemakaian.

Kenapa gagang wajan cast iron ikut panas semua?

Pada beberapa cast iron, gagang merupakan bagian dari konstruksi logam yang sama dengan badan wajan. Karena itu, panas dapat menyebar ke bagian pegangan dan seluruh permukaannya perlu diperlakukan sebagai benda panas.

Bagaimana agar gagang wajan tidak terlalu panas saat memasak?

Perhatikan ukuran api, posisi gagang, serta tungku di sekitarnya. Api yang menjalar melewati dasar wajan atau mengenai gagang secara langsung dapat membuat area pegangan menerima panas lebih banyak.

Apakah gagang wajan plastik yang mulai panas harus diganti?

Tidak bisa langsung disimpulkan hanya dari rasa panas. Periksa apakah plastik masih utuh atau sudah melunak, berubah bentuk, retak, gosong, atau mengeluarkan bau terbakar. Jika sudah ada perubahan fisik, penggunaan sebaiknya dihentikan sampai kondisinya dipastikan.

Kapan gagang wajan panas menandakan alat sudah tidak aman digunakan?

Perlu lebih waspada jika panas disertai gagang yang longgar, berputar, berubah bentuk, meleleh, gosong, atau mengalami kerusakan lain. Kondisi seperti ini berbeda dengan gagang logam yang sekadar menjadi panas selama memasak.

 

(brl/tin)

Video

Selengkapnya
  • Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

    Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas

  • Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

    Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia

  • Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas

    Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas