Air cucian beras jangan langsung dibuang, bisa dipakai untuk rendam jengkol
Diperbarui 27 Agt 2026, 17:39 WIB
Diterbitkan 30 Agt 2026, 09:00 WIB
Brilio.net - Jengkol punya tekstur khas dan rasa yang cukup kuat sehingga sering diolah menjadi berbagai masakan, mulai dari semur, sambal, balado, hingga jengkol goreng. Namun, aroma khasnya juga membuat sebagian orang berpikir dua kali untuk mengolah bahan makanan ini di rumah.
Ada beberapa cara rumahan yang biasa dipakai untuk mengurangi aroma jengkol, salah satunya menggunakan kopi atau rempah saat proses perebusan. Selain metode tersebut, jengkol juga bisa direndam terlebih dahulu menggunakan air cucian beras sebelum dimasak. Cara ini cukup sederhana karena memanfaatkan air yang biasanya langsung dibuang setelah mencuci beras.
Air cucian beras bisa dipakai untuk tahap awal pengolahan jengkol
Setelah beras dicuci, tampung air cucian pertamanya dalam wadah bersih. Masukkan jengkol yang sudah dicuci, kemudian pastikan seluruh bagian jengkol terendam.
Perendaman dilakukan untuk membantu mengurangi aroma khas sekaligus membuat jengkol menyerap air sehingga teksturnya lebih mudah dilunakkan saat dimasak. Namun, air cucian beras bukan bahan yang secara pasti dapat menghilangkan seluruh bau jengkol. Hasilnya bisa berbeda tergantung kondisi dan tingkat kematangan jengkol.
Agar lebih aman, jika jengkol akan direndam dalam waktu lama, simpan wadah di dalam kulkas. Hindari membiarkan jengkol terendam semalaman pada suhu ruang karena bahan makanan yang basah dapat lebih cepat mengalami pertumbuhan mikroorganisme.
| Tahap | Yang Perlu Dilakukan |
|---|---|
| 1. Cuci jengkol | Bersihkan jengkol dengan air mengalir untuk menghilangkan kotoran pada permukaan. |
| 2. Siapkan air cucian beras | Gunakan air dari proses pencucian beras yang bersih dan baru. |
| 3. Rendam | Masukkan jengkol sampai seluruh bagiannya terendam. |
| 4. Simpan | Jika direndam beberapa jam atau semalaman, letakkan di dalam kulkas. |
| 5. Bilas | Setelah selesai, buang air rendaman lalu bilas jengkol dengan air bersih. |
| 6. Masak | Jengkol bisa direbus terlebih dahulu sampai empuk sebelum diolah menjadi masakan. |
Jangan hanya mengandalkan bahan perendam untuk menghilangkan aroma
Setelah direndam, kulit jengkol bisa dikupas jika belum dibersihkan sebelumnya. Jengkol kemudian dapat direbus sampai teksturnya lunak sebelum dimasak dengan bumbu sesuai selera.
Kalau aroma masih cukup kuat, proses perebusan dapat dilakukan dengan air baru. Beberapa orang menambahkan bahan seperti daun salam, serai, jahe, atau rempah aromatik lain untuk memberikan aroma pada air rebusan. Namun, penggunaan bahan tersebut lebih tepat dianggap sebagai cara membantu mengurangi kesan aroma, bukan jaminan jengkol menjadi tanpa bau sama sekali.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah penggunaan baking soda. Bahan ini memang kerap dipakai dalam pengolahan makanan untuk membantu melunakkan bahan tertentu, tetapi jumlahnya harus sedikit dan tidak perlu digunakan berlebihan. Terlalu banyak baking soda dapat memengaruhi rasa, aroma, dan tekstur makanan.
Jadi, jika ingin mencoba cara yang sederhana, air cucian beras bisa dimanfaatkan sebagai bahan perendam sebelum jengkol dimasak. Kuncinya bukan hanya pada bahan rendaman, tetapi juga pada kebersihan, lama penyimpanan, dan proses pemasakan setelahnya.
FAQ
1. Apakah air cucian beras bisa menghilangkan bau jengkol?
Air cucian beras dapat digunakan sebagai salah satu cara rumahan untuk membantu mengurangi aroma khas jengkol, tetapi tidak ada jaminan seluruh bau akan hilang.
2. Berapa lama jengkol sebaiknya direndam?
Jengkol bisa direndam selama beberapa jam sebelum dimasak. Jika ingin direndam semalaman, sebaiknya disimpan di dalam kulkas dan bukan pada suhu ruang.
3. Apakah jengkol harus direbus setelah direndam?
Sebaiknya jengkol tetap dimasak hingga matang dan empuk sebelum dikonsumsi. Perendaman hanya merupakan tahap persiapan, bukan pengganti proses memasak.
4. Apakah kopi wajib digunakan untuk mengurangi bau jengkol?
Tidak. Kopi hanya salah satu bahan yang biasa digunakan dalam cara memasak rumahan. Jengkol tetap bisa diolah tanpa kopi.
5. Apakah baking soda bisa membuat jengkol cepat empuk?
Baking soda dapat membantu melunakkan beberapa bahan makanan, tetapi penggunaannya harus secukupnya karena dapat memengaruhi rasa dan tekstur jika terlalu banyak.
(brl/tin)
RECOMMENDED ARTICLES
- Daging ayam bisa halus tanpa blender, kuncinya potong tipis lalu cincang dengan cara ini
- Kenapa bawang goreng cepat melempem setelah disimpan? Ini kesalahan saat mendinginkan dan menyimpannya
- Kenapa ayam goreng mengeluarkan banyak busa saat digoreng? Ini penyebab yang perlu diketahui
- Sebelum ditumis, rebus daun pepaya dengan cara ini agar rasa pahitnya berkurang
- Jangan masukkan alpukat mentah ke kulkas, begini cara menyimpannya agar cepat matang
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya-
Cara olah roti tawar yang mau kaladuarsa jadi masakan lezat, yuk coba resep pizza teflon simpel ini
26 / 08 / 2026 20:00 WIB -
17 Resep ayam kuah yang enak dan praktis, dari sop hingga garang asem
25 / 08 / 2026 14:00 WIB -
Punya ayam goreng sisa semalam? Yuk diolah jadi masakan lezat pakai resep ayam suwir kemangi ini
28 / 08 / 2026 20:00 WIB -
10 Resep lauk pendamping soto, dari perkedel sampai sate yang bikin semangkuk makin lengkap
25 / 08 / 2026 14:00 WIB