Brilio.net - Umat Islam memiliki perayaan hari besar seperti Idul Fitri dan Idul Adha. Hari Raya Idul Fitri menjadi hari kemenangan bagi Muslim setelah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Sementara Idul Adha adalah hari raya umat Islam sebagai bentuk mengingat bagaimana ketakwaan Nabi Ibrahim pada Allah dengan berqurban.

Setiap 10 Dzulhijah, umat Muslim merayakan Hari Raya Idul Adha atau sering disebut dengan Idul Qurban. Sebab pada hari itu, setiap Muslim diwajibkan berqurban dengan menyembelih hewan qurban seperti sapi, kambing, domba, kerbau atau unta.

Berqurban adalah menyembelih hewan qurban untuk kemudian dagingnya dibagi-bagikan kepada seluruh umat Islam di wilayah tersebut. Berqurban juga menjadi salah satu ibadah yang sangat dianjurkan, terutama bagi mereka yang mampu dan memiliki harta berlebih.

Dilansir brilio.net dari berbagai sumber pada Sabtu (11/7), qurban dalam bahasa Arab berarti dekat. Arti Qurban dalam Islam juga disebut dengan al-udhhiyyah dan adh-dhahiyyah yang berarti binatang sembelihan.

Dalam Alquran pun telah dijelaskan bahwa Allah memerintahkan Muslim untuk berqurban. Dalam surat Al Hajj ayat 34, Allah berfirman:

Keutamaan berqurban © 2020 brilio.net

Wa likulli ummatin ja'alnaa mansakal liyazkurusmallaahi 'alaa maa razaqahum mim bahiimatil-an'aam, fa ilaahukum ilaahuw waahidun fa lahuu aslimu, wa basysyiril-mukhbitiin

Artinya:

"Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)."

Keutamaan berqurban Idul Adha