Brilio.net - Allah SWT menguji kesabaran umatnya dengan berbagai ujian dan cobaan. Musibah tersebut bisa datang kapan saja dan di mana saja. Tak hanya bagi diri sendiri, musibah juga dapat menimpa keluarga atau kerabat dekat.
Untuk itu, semua orang tentu ingin terhindar dari keburukan dan mendapatkan perlindungan oleh Allah SWT setiap saat. Berdoa adalah salah satu cara yang tepat untuk memohon perlindungan Allah SWT dari berbagai marabahaya.
Agar senantiasa diijabah oleh Allah dan mendapat rahmat-Nya, doa dilakukan dengan kerendahan hati yang tulus semata-mata hanya untuk mendapatkan suatu kebaikan dan kemaslahatan yang berada di sisi-Nya. Sebagai umat Islam, penting untuk menerapkan sikap khusyuk atau bersungguh-sungguh terhadap apa yang dimohonkan kepada Allah SWT. Sebagaimana firman Allah dalam Alquran Surat Al'Araf ayat 55-56:
"Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan."
Berdoa bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun. Saat keadaan sukar dan sulit Allah memerintahkan hambanya untuk terus berdoa meminta pertolongan. Dalam agama Islam, seorang muslim yang memohon pertolongan kepada Allah disebut dengan istilah Istighosah.
Kata 'Istighosah' berasal dari 'al-ghouts' yang berarti pertolongan. Dalam bahasa Arab kalimat yang mengikuti pola (wazan) 'istaf’ala' atau 'istif'al' menunjukkan arti permintaan atau permohonan. Maka dapat diartikan bahwa Istighosah berarti meminta pertolongan.
Istighosah sebenarnya sama dengan berdoa akan tetapi istilah tersebut konotasinya lebih dari sekadar berdoa. Biasanya permohonan yang dipanjatkan dalam Istighosah adalah bukan hal yang biasa-biasa saja. Sehingga, Istighosah sering dilakukan secara kolektif dan biasanya dimulai dengan wirid-wirid tertentu, terutama istighfar, agar Allah SWT mengabulkannya.
Terdapat doa khusus yang bisa dipanjatkan saat Istighosah. Berikut ini brilio.net telah merangkum bacaan doa Istighosah lengkap beserta artinya dihimpun dari berbagai sumber pada Sabtu (8/5).
Bacaan doa Istighosah.
Berikut terdapat beberapa bacaan doa Istighosah lengkap beserta artinya dilansir dari laman NU Online, sebagaimana dalam buku "Panduan Praktis Istighotsah" oleh Pengurus Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU):
foto: NU Online
"Bismillahirrahmannirrahiim."
Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.
Surat Al-Fatihah 1x.
foto: NU Online
Mengucap istighfar 3x.
foto: NU Online
Artinya:
"Saya mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."
foto: NU Online
Artinya:
"Tiada daya untuk menjauhi maksiat kecuali dengan pemeliharaan Allah dan tiada kekuatan untuk melakukan ketaatan kecuali dengan pertolongan Allah."
foto: NU Online
Artinya:
"Ya Allah. Limpahkanlah rahmat dan kemuliaan kepada junjungan kami Nabi Muhammad berserta keluarganya."
foto: NU Online
Artinya:
"Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau, Sungguh aku termasuk orang-orang yang telah berbuat dzalim."
foto: NU Online
Artinya:
"Wahai Allah, wahai Dzat yang ada tanpa permulaan."
foto: NU Online
Artinya:
"Wahai Allah, wahai Dzat Yang Maha Mendengar dan Maha Melihat."
foto: NU Online
Artinya:
"Wahai Dzat yang mewujudkan sesuatu dari tidak ada, wahai Dzat Yang Maha Pencipta."








