Brilio.net - Markas Besar TNI meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) agar menertibkan akun di media sosial memakai nama dan logo TNI. Penertiban perlu dilakukan karena akun-akun itu digunakan untuk melakukan ujaran kebencian.

"Akun-akun yang menggunakan nama TNI, logo TNI agar ditertibkan. Kita sudah kontak ke Kemenkominfo karena kementerian itu yang berwenang untuk menertibkan secara langsung. Nanti akan kita akan klasifikasi, kita cek masing-masing, sehingga akun yang sifatnya provokatif bisa ditertibkan," kata Kapuspen TNI Mayjen Sisriadi di Balai Media TNI di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (6/2).

Menurutnya, akun media sosial resmi milik TNI sudah ditampilkan di situs TNI. Pihaknya pun sempat mengklarifikasi ke pegawai dan pejabat TNI untuk mencari pembuat akun Instagram @tni_indonesia_update yang sempat mengunggah video dan tulisan yang mendorong 'menembak PKI dan generasi PKI'.

"Kami sadar bahwa komunikasi sudah banyak sekali macamnya dan komunikasi melalui media sosial jadi sangat efektif, efektif untuk menyerang kita atau efektif membuat citra kita lebih baik," terangnya dikutip Antara.

Lebih lanjut, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk memblokir akun di media sosial. Karena itu, TNI hanya menyerahkan data akun-akun yang mencatut nama TNI ke Kemenkominfo. Ia menambahkan, bila isinya provokatif, ofensif, ujaran kebencian dan bicara politik yang TNI tidak boleh, akan ditertibkan oleh Kominfo.