Brilio.net - Salah satu atlet badminton tunggal putra asal China, Zhang Zhi Jie meninggal dunia beberapa waktu lagu. Saat itu, dia tengah melakoni pertandingan BNI Badminton Asia Junior Championship 2024 di Gor Amongrogo, Yogyakarta, Minggu (30/6). Zhang Zhi Jie tiba-tiba jatuh pingsan ketika berhadapan dengan Kazuma Kawamono atlet asal Jepang pada penyisihan Grup D.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh PBSI lewat rilis resmi. Dalam keterangannya, PBSI mengatakan bahwa Zhang tiba-tiba pingsan saat bertanding di lapangan. Dia langsung dilarikan ke Rumah Sakit dr. Sardjito. Meski sempat mendapat perawatan, nyawanya tetap tidak tertolong.

"Zhang Zhi Jie dari Tiongkok, pemain tunggal, pingsan di lapangan saat pertandingan malam hari lalu dilarikan ke rumah sakit dan meninggal dunia pada pukul 23.20 waktu setempat," demikian tulis pernyataan bersama Badminton Asia dan PBSI, dikutip brilio.net dari akun X @Badminton_Asia pada Kamis (25/7).

fakta jenazah Zhang Zhi Jie pebulutangkis China belum diambil berbagai sumber

fakta jenazah Zhang Zhi Jie pebulutangkis China belum diambil
Instagram/@badminton.ina

Namun, saat ini sudah hampir sebulan kematiannya, Jenazah pebulutangkis asal China ini masih berada di Yogyakarta. Berikut merupakan kumpulan faktanya, seperti dihimpun brilio.net pada Kamis (25/7).

1. PBSI sebut jenazah Zhang Zhi Jie masih berada di Yogyakarta.

Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI Broto Happy Wondomisnowo mengatakan bawa jenazah pebulutangkis tunggal putra China tersebut memang masih berada di rumah sakit dr. Sardjito Yogyakarta.

"Sampai saat ini, jenazah Zhang masih di RS Sardjito," katanya dikutip dari antaranews.com pada Kamis (25/7).

2. Menunggu keputusan keluarga

Keberadaan jenazah tersebut karena permintaan sendiri dari keluarga. PBSI baru akan memulangkannya ke China bila keluarga sudah mengambil keputusan. Namun, sampai saat ini PBSI mengaku belum mendapat kabar dari keluarga jenazah

"Namun sampai hari ini, kami masih belum mendapat keputusan keluarga Zhang Zhi Jie untuk langkah selanjutnya. Kami berharap dalam 1-2 hari ini, kami sudah mendapatkan keputusan mengenai apa yang mau dilakukan oleh keluarga terhadap jenazah," tulis PBSI dalam keterangan resmi dikutip dari bola.com.