Brilio.net - Di tengah kehidupan yang serba cepat dan penuh tekanan, banyak orang mulai mencari cara untuk meredakan stres sekaligus menemukan ketenangan. Salah satu metode yang kini populer di kalangan Gen Z ialah silent walking (berjalan dalam keheningan). Aktivitas ini bukan hanya sekadar berjalan kaki, tapi juga cara untuk menyatu dengan diri sendiri dan lingkungan sekitar tanpa gangguan suara.

Metode silent walking kini populer kembali di kalangan masyarakat Indonesia. Tak sedikit Gen Z memamerkan momen saat menikmati silent walking. Pasalnya, kamu bisa menikmati hari mu tanpa gangguan suara HP maupun kebisingan kehidupan sehari-hari. Metode healing ini dipopulerkan pertama kali oleh seorang konten kreator TikTok bernama Mady Maio pada April 2023.

Banyak yang menganggap metode ini efektif untuk melepas beban pikiran bahkan meningkatkan ketenangan batin. Dengan membiarkan pikiran tenang, kamu bisa merasa lebih damai sekaligus terhubung dengan alam. Silent walking biasanya dilakukan minimal 30 menit di pagi hari sebelum memulai aktivitas atau sore hari setelah bekerja.

Selain itu, silent walking memiliki manfaat kesehatan fisik yang tak kalah penting. Aktivitas ini bisa meningkatkan aliran darah, membantu relaksasi otot, hingga memberikan efek positif pada pernapasan. Tak heran jika semakin banyak orang yang menjadikannya sebagai rutinitas untuk healing setelah hari-hari yang penuh dengan tekanan.

Supaya lebih memahami metode healing sederhana ini, yuk simak ulasan lengkap apa itu silent walking dan manfaatnya yang dilansir brilio.net dari berbagai sumber pada Senin (25/11).

Apa itu silent walking?

Apa itu silent walking dan manfaatnya © 2024 freepik.com