Tanpa kita sadari, kesalahan mencuci gunting ini justru mempercepat karat
Diperbarui 3 Jul 2026, 12:52 WIB
Diterbitkan 3 Jul 2026, 13:00 WIB
Brilio.net - Gunting merupakan salah satu alat paling serbaguna yang wajib ada di rumah kita, mulai dari memotong kemasan makanan di dapur, memotong kain, hingga merapikan kertas. Karena sering dipakai untuk berbagai kebutuhan, permukaan gunting sering kali jadi kotor, berminyak, atau lengket akibat sisa isolasi. Refleks pertama kita saat melihat gunting kotor biasanya langsung membawanya ke wastafel cuci piring untuk dibersihkan dengan air dan sabun.
Sayangnya, kebiasaan mencuci yang kita anggap benar ini sering kali malah menjadi bumerang yang mempercepat kerusakan logam. Air dan kelembapan yang tertinggal di celah-celah sempit bisa memicu proses oksidasi penyebab karat. Biar gunting di rumah tidak cepat seret dan tumpul, kita perlu tahu apa saja kesalahan fatal saat membersihkannya dan bagaimana trik merawatnya dengan benar.
Kesalahan Membersihkan Gunting yang Sering Disepelekan
Banyak dari kita yang membersihkan gunting dengan cara yang sama seperti mencuci sendok atau garpu. Padahal, gunting memiliki mekanisme engsel bergerak yang sangat sensitif terhadap air. Berikut adalah rangkuman kesalahan umum saat mencuci gunting beserta dampak buruknya bagi ketahanan logam:
| Kebiasaan Salah | Dampak pada Gunting | Keterangan Ilmiah |
|---|---|---|
| 💧 Merendam gunting di dalam air | Risiko Tinggi Air menyusup ke celah sekrup engsel tengah. |
Area engsel tetap lembap dalam waktu lama sehingga menjadi titik awal munculnya karat tersembunyi. |
| 🌬 Membiarkan gunting kering sendiri (air-drying) | Risiko Tinggi Penguapan air berlangsung terlalu lama. |
Air bereaksi dengan logam dan oksigen di udara sehingga mempercepat proses oksidasi yang memicu karat. |
| 🧽 Menggosok dengan sabut baja atau spons kasar | Tidak Dianjurkan Lapisan pelindung logam terkikis. |
Menimbulkan goresan mikro (micro-scratches) yang memudahkan air tertahan dan memicu korosi. |
| 🧴 Menggunakan sabun keras atau pemutih | Berbahaya Struktur stainless steel dapat rusak. |
Bahan kimia korosif seperti klorin mempercepat kerusakan lapisan pelindung sehingga logam lebih mudah berkarat. |
| 🛢 Melumasi minyak saat gunting masih lembap | Berbahaya Air terperangkap di dalam engsel. |
Lapisan minyak mengunci sisa molekul air sehingga karat berkembang diam-diam di bagian poros gunting. |
Â
Titik Paling Rentan Karat pada Gunting
Catatan Penting: Bagian poros sekrup atau engsel tengah adalah area yang paling berbahaya jika terkena karat. Sekali korosi muncul di area poros ini, pergerakan bilah gunting akan menjadi seret. Saat dipaksakan bergerak, gesekan kasar karat akan mengikis mata pisau dan membuat gunting tidak bisa digunakan lagi secara presisi.
Trik Cerdas Membersihkan Gunting Agar Anti-Karat
1. Membersihkan Noda Lengket dengan Alkohol
Alkohol medis sangat efektif untuk merontokkan sisa lem atau isolasi yang menempel di bilah gunting. Sifat alkohol yang cepat menguap membuat logam terhindar dari risiko pengendapan kelembapan. Cara ini jauh lebih aman dibandingkan kita mengerik lem menggunakan benda tajam lain yang bisa merusak lapisan luar.
Bahan/alat:
- Alkohol medis konsentrasi 70%
- Kapas bersih atau kain mikrofiber
Langkah:
1. Tuangkan cairan alkohol secukupnya pada selembar kapas bersih.
2. Usapkan kapas tersebut secara perlahan pada bilah gunting yang terkena noda lengket sampai bersih sepenuhnya.
3. Lap kembali permukaan gunting menggunakan kain mikrofiber kering untuk memastikan sisa kotoran terangkat sempurna.
2. Pengeringan Total dengan Lap dan Hair Dryer
Mengeringkan gunting segera setelah terkena air adalah kunci utama untuk menghentikan proses korosi. Mengandalkan metode kering sendiri di rak piring hanya akan membuat air terperangkap lama di bagian engsel. Penggunaan alat bantu tiupan udara panas akan memastikan celah terdalam pun terbebas dari sisa air.
Bahan/alat:
- Kain lap mikrofiber kering
- Alat pengering rambut (hair dryer)
Langkah:
1. Lap seluruh permukaan bilah gunting segera setelah dicuci menggunakan kain mikrofiber yang menyerap air dengan baik.
2. Nyalakan hair dryer dengan tingkat panas sedang, lalu arahkan tiupannya langsung ke bagian poros sekrup tengah selama satu menit.
3. Buka dan tutup gunting beberapa kali selama proses peniupan udara panas untuk memastikan tidak ada lagi titik air tersembunyi.
3. Pelumasan Berkala pada Poros Engsel
Minyak pelumas berfungsi sebagai lapisan pelindung tambahan yang memisahkan logam dari oksigen dan udara lembap. Poros sekrup yang diberi minyak akan tetap bergerak lancar tanpa menimbulkan gesekan kasar yang merusak ketajaman. Pastikan proses ini hanya dilakukan saat gunting sudah berada dalam kondisi kering seutuhnya.
Bahan/alat:
- Minyak mesin jahit atau mineral oil
- Tisu dapur bersih
Langkah:
1. Teteskan satu sampai dua tetes minyak pelumas tepat di bagian tengah poros sekrup gunting.
2. Gerakkan gunting dengan membuka dan menutupnya beberapa kali agar cairan minyak meresap rata ke seluruh sela engsel.
3. Seka sisa minyak yang meleleh ke bagian luar bilah menggunakan tisu bersih agar tidak mengotori barang saat digunakan nanti.
FAQ
1. Apakah gunting yang sudah terlanjur berkarat ringan masih bisa diselamatkan?
Bisa, kita bisa menggosok area karat ringan tersebut menggunakan pasta dari campuran soda kue dan sedikit air dengan sikat gigi bekas, lalu segera bilas dengan air hangat dan keringkan total menggunakan hair dryer.
2. Mengapa gunting berlabel stainless steel (baja tahan karat) di rumah kita tetap bisa berkarat?
Label stainless steel bukan berarti logam tersebut kebal 100% terhadap karat, melainkan hanya lebih lambat berkarat; jika lapisan kromium pelindungnya terkikis oleh asam atau gesekan kasar, besi di dalamnya akan tetap mengalami korosi saat bertemu air.
3. Bolehkah kita menggunakan minyak goreng sebagai pengganti minyak pelumas mesin jahit?
Sangat tidak disarankan karena minyak goreng bersifat organik dan lama-kelamaan akan mengental, lengket, serta mengundang debu padat yang justru membuat pergerakan engsel gunting menjadi semakin seret.
4. Seberapa sering kita perlu memberikan minyak pelumas pada engsel gunting rumah tangga?
Untuk gunting yang digunakan sehari-hari seperti gunting dapur, pemberian minyak pelumas cukup dilakukan setiap satu bulan sekali, atau segera setelah gunting tersebut terpaksa dicuci dengan air sabun.
5. Apakah memotong lembaran aluminum foil efektif untuk menghilangkan karat pada mata pisau gunting?
Memotong aluminum foil lebih berfungsi untuk merapikan sisa rompal kecil dan menajamkan kembali mata pisau secara instan melalui gesekan logam, namun tidak efektif untuk menghilangkan karat yang sudah masuk ke dalam poros engsel.
Â
(brl/tin)RECOMMENDED ARTICLES
- Kenapa kamu nggak boleh pakai air mendidih buat mengatasi wastafel tersumbat?
- Cara mengatasi pisau tumpul tanpa batu asah, ketahui mana yang aman
- Cara membersihkan gunting dapur yang seret biar kembali lancar tanpa karat
- Cara menajamkan gunting tumpul dan berkarat di rumah, modal sabun cuci piring dan botol sirup
- Kompor tidak keluar api padahal gas masih ada? Ternyata 4 bagian ini yang perlu dicek
FOODPEDIA
Video
Selengkapnya-
Jalan Makan Shiki, resto sukiyaki bergaya kansai daging disajikan dengan permen kapas
-
Jalan Makan Kari Lam, jualan sejak 1973 membawa rasa nostalgia
-
Jalan Makan Sroto Eling-Eling, gurihnya kuah dan melimpahnya daging kuliner Banyumas
Resep
Selengkapnya-
Resep tumis pare lezat anti pahit yang keluarga pasti suka, ternyata triknya segampang ini
03 / 07 / 2026 20:00 WIB -
Resep sambal terong kukus yang lezat dan tetap sehat, solusi cerdik bagi yang hindari masakan goreng
03 / 07 / 2026 19:00 WIB -
Resep tumis kacang panjang ayam kecap praktis untuk menu sehari-hari
03 / 07 / 2026 15:00 WIB -
5 Resep asem-asem segar aneka bahan yang bikin tenggorokan plong dan nagih
03 / 07 / 2026 14:00 WIB