Brilio.net - Bollywood dikenal sebagai salah satu industri perfilman yang mampu merebut hati para penikmatnya di seluruh dunia. Telah banyak judul film yang sukses diproduksi oleh industri perfilman Bollywood. Namun di sisi lain, film Bollywood ini juga ada yang menuai pro dan kontra.
Deretan film Bollywood ini menjadi perbincangan hangat karena isu yang diangkat. Perbincangan hangat ini pun menimbulkan pro dan kontra. Hmmm, kenapa ya?
Nah, berikut 10 film Bollywood yang pernah tuai pro dan kontra, seperti dilansir brilio.net dari Wittyfeed, Rabu (12/7). Ada yang mengangkat isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Wah!
1. Bandit Queen.
Film yang ditayangkan pada tahun 1994 ini menuai pro dan kontra. Hal tersebut disebabkan karena mengisahkan tentang kisah dari Phoolan Devi. Perempuan ini dikenal sebagai gangster dari Chambal. Film ini mengisahkan perjalanan hidup dari Phoolan Devi yang berkembang lewat profesi terlarang seperti lewat kekerasan dan balas dendam.
Dalam film tersebut tampak pula adegan pemerkosaan yang begitu vulgar. Hal tersebut membuat film ini memicu perdebatan dan berakhir pada pemotongan adegan vulgarnya.
2. Fire.
Film Fire merupakan salah satu film Bollywood pertama yang menunjukkan adanya hubungan homoseksual secara eksplisit. Film yang tayang pada tahun 1996 ini pun sempat lolos badan sensor dengan tambahan label dewasa. Kendati demikian, badan sensor kembali menarik film tersebut usai tayang di bioskop.
3. Black Friday.
Film Black Friday sempat dilarang tayang hingga 2 tahun. Film yang mengisahkan tentang kejadian yang melanda Mumbai, India pada tahun 1993. Hal tersebut disebabkan sesuai keputusan dari pengadilan setempat.
4. Lipstick Under My Burkha.
Film yang rilis pada 2017 ini menuai kontroversi karena terlalu membahas wanita. Selain itu, terdapat pula adegan seksual dan penggunaan bahasa yang kasar.
5. Aarakshan.
Film Aarakshan ini menjadi kontroversial lantaran topik yang diangkat begitu sensitif, yaitu mengenai prostitusi. Di sisi lain, terdapat kalangan yang memperdebatkan film ini sebagai penyebar propaganda komunis. Hal tersebut menyebabkan film Aarakshan mendapat larangan tayang di beberapa negara.
6. PK.
Film komedi satir yang diperankan Aamir Khan ini sempat menjadi kontroversial. Hal tersebut bermula dari poster film yang menampilkan foto tokoh utama tanpa busana. Sempat mengalami penolakan dan hujatan dari banyak orang, film ini tetap tayang hingga Indonesia.
7. Haider.
Film yang mengisahkan tentang kisah seorang mahasiswa yang menjadi seorang teroris. Mahasiswa bernama Vishal Bhardwaj ini menganut paham anti-India. Film ini menyuguhkan sudut pandang yang berbeda, yaitu merujuk pada orang biasa asal Kashmir. Hal tersebut menjadikan pro dan kontra pada film Haider.
8. Madras Cafe.






