Brilio.net - Memiliki rambut yang sehat dan alami adalah dambaan setiap orang. Namun tak sedikit di antaranya merasa bosan dengan warna rambut yang itu-itu saja. Tak segan banyak orang rela mengeluarkan bujet banyak untuk mengganti rambut mereka di salon ternama.

Namun bagi kamu yang hobi gonta-ganti rambut, mengecat rambut tak hanya bisa dilakukan di salon saja. Bisa di dalam rumah dengan alat semprot biasa. Tapi dari bahan pewarna itu biasanya banyak mengandung bahan kimia yang bisa berefek buruk pada rambut. Mulai dari rambut kering, ketombe, rontok, bercabang, dan masalah lainnya.

Nah, salah satu cara lain untuk bisa mewarnai rambut tapi juga dapat menghindari efek kimia adalah dengan metode tradisional. Bahan tradisional yang alami, praktis, dan mudah didapat tak hanya menawarkan warna rambut yang indah, tapi juga membuat rambut lebih sehat.

Minimalkan penggunaan bahan kimia dan dapatkan rambut sehat dan cantik dengan bahan langsung dari alam ini. Kamu bisa membuatnya sendiri di rumah, tanpa perlu mengeluarkan banyak uang.

Bahan alami apa saja yang dapat kamu manfaatkan untuk mewarnai rambutmu? Berikut rangkuman brilio.net dari berbagai sumber pada Selasa (9/7).

1.Wortel.

mewarnai rambut alami pixabay

foto: pixabay

Cobalah menggunakan jus wortel jika kamu ingin rambutmu berwarna oranye kemerahan. Ronanya akan bertahan beberapa minggu, sesuai dengan warna rambutmu. Untuk mewarnai rambut dengan jus wortel caranya adalah campur jus wortel dengan minyak seperti kelapa atau minyak zaitun. Kemudian oleskan campuran tersebut secara bebas ke rambut.

Lalu bungkus rambut dengan plastik, diamkan setidaknya satu jam. Setelah itu bilas dengan cuka sari apel. Kamu dapat mengulanginya di hari berikutnya jika warnanya belum cukup kuat.

2. Buah bit.

mewarnai rambut alami pixabay

foto: pixabay

Jika kamu ingin warna merah yang lebih dalam dengan nada dingin, pilih jus bit daripada jus wortel. Langkah-langkah untuk menggunakan jus bit sebagai pewarna rambut alami mirip dengan yang digunakan untuk jus wortel.

Campur jus bit dengan minyak zaitun atau kelapa. Kemudian oleskan campuran tersebut secara bebas ke rambut, kemudian bungkus rambutmu. Lalu diamkan campuran tersebut setidaknya satu jam sebelum dicuci.

3. Henna.

mewarnai rambut alami pixabay

foto: Instagram/@hennapreneur.official

Henna adalah pewarna nabati alami tradisional, biasanya digunakan untuk membuat tato temporer pada kulit. Tak hanya kulit saja, henna juga dapat digunakan untuk mewarnai rambutmu menjadi merah. Henna bentuk bubuk merupakan pilihan pewarna rambut alami paling tahan lama dan paling cerah. Warnanya bisa bertahan selama empat hingga enam minggu.

Untuk menggunakan henna atau pacar untuk mewarnai rambut pertama campurkan sekitar 1/2 cangkir henna dengan 1/4 gelas air. Kemudian aduk campuran sampai benar-benar tercampur dan terasa seperti kentang tumbuk, lalu tambahkan lebih banyak air jika perlu.

Tutup campuran dengan bungkus plastik, dan diamkan selama 12 jam. Kamu mungkin perlu menambahkan lebih banyak air setelah 12 jam agar dapat diaplikasikan ke rambut.

Setelah semua siap, cuci rambut. Kenakan ikat kepala dan oleskan minyak seperti minyak kelapa di sepanjang garis rambut. Ini agar pacar tidak akan menodai kulit kepala.

Lalu oleskan campuran pasta ke bagian-bagian kecil dari rambut seakan menyisir basah sampai semua rambut tertutup. Bungkus rambut dengan plastik dan biarkan warnanya berkembang selama dua hingga enam jam sebelum dicuci.

4. Lemon.